Hidup adalah Kumpulan Doa di Masa Lalu

* Background : Payphone nya Maroon 5 yg dicover sama Oxavia :)

Satu per satu rangkaian mimpi dan keinginan yang dengan lugunya terlontarkan dari bibir mungilku ketika aku masih kecil dulu mulai terkuak. Seperti potongan puzzle yang melengkapi sebuah portait diriku. Satu per satu tersusun menjadi sebuah makna hidup yang mungkin inilah yang orang kenal sebagai takdir.

Jika aku pernah mengatakan bahwa hidup ini tersusun dari rangkaian doa-doa dan keinginan di masa lalu. Maka mungkin seperti itulah Allah men-setting kehidupan kita sedemikian ini. Dimana semua hal tidak ada yang kebetulan dan tidak ada yang sia-sia.

Pernah suatu ketika saat aku kecil, begitu inginnya aku membanggakan ayah ibuku untuk yang namanya "berprestasi". Akibat iri melihat teman2 yang begitu mudahnya memenangkan lomba, pulang dengan membawa piala dan piagam. Tapi, aku mengikuti perlombaan aja tak pernah menang. Dan 15 tahun kemudian, aku baru menyadari arti berprestasi ketika aku pergi merantau ke Jepang. Doaku, saat itu hanya "aku ingin berprestasi dan membanggakan orang tua", dan Allah menjawabnya meski bukan dengan piala dan piagam. Karena doaku bukanlah " aku ingin memenangkan banyak lomba dan bergelimangan piala".

Kemudian pernah suatu ketika aku menyeletuk " ya Allah, aku ingin suatu saat nanti bisa tinggal di Jepang ", kala itu aku benar2 menjadi seorang otaku. Dan Allah menjawabnya lebih dari 10 tahun kemudian. Ya, aku tinggal di Jepang. Meski dengan keadaan ekonomi yang dibilang morat marit dan kere. tapi Allah telah menjawab doaku. Mungkin seharusnya saat itu aku berdoa " ya Allah, aku ingin suatu saat bisa tinggal di Jepang dengan bergelimangan fasilitas dan uang, sehingga hidupku menjadi lebih mudah".

Pernah 5 tahun yang lalu, aku sangat ingin IP saya cumlaude. Dan benar saja, Allah mengabulkan IP saya cumlaude saat S2 ini meski sangat nanggung sekali. Seharusnya aku berdoa " ya Allah semoga IP saya cumlaude sempurna (4).

Di tulisan saya yang lalu, pernah saya berharap ingin makan KFC dan harus menunggu lebih dari 10 tahun untuk sekedar mencicipinya. Tapi ya...memang benar begitulah hidup kita. Apa yang tak sengaja kita ucapkan akan menjadi kenyataan. Makanya Allah meminta kita untuk hati2 dalam bicara, bicaralah yang baik2. Dan orang2 selalu bilang, awas kalau ada malaikat lewat nanti diaminkan. Hei, iu benar, malaikat tersebar di sekeliling kita, bukan hanya setan saja.

Seperti kata Chris Daughtry di lagunya:
Be careful what you wish for, 'cause you just might get it all, and THEN SOME YOU DON'T WANT.

Bahwa sesuatu yang tak kamu inginkan mungkin saja terkabulkan. Maka dari itu janganlah kita menyepelekan kekuatan doa. Doa dari orang tua pun adalah doa yang paling mujarab. Berbaik2lah kepada orang tua kalian. Cerita malin kundang itu mungkin ada benarnya juga. Mungkin sang ibunda malin kundang juga merasa sedih, karena dia mendoakan putra semata wayangnya menjadi batu. Beliau ungkin juga tak sepenuhnya ingin malin kundang menjadi batu. Tapi...itulah doa, Allah mengabulkannya. Kasihan kan?

Nah yuk mulai sekarang kita banyak2 berdoa yang baik2. Karena doa pasti akan terkabulkan :)

Previous
Next Post »